9 Juta Hektare Lahan Sawit Tidak Bayar Pajak, Luhut Akan Pakai Cara Militer

by | May 10, 2023

Ekonomi | Luhut Pandjaitan | Sawit

FOMOMEDIA – Kok bisa, ya, negara ini kecolongan pajak dari lahan sawit? Disengaja atau benar-benar kecolongan?

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, baru-baru ini mengungkapkan ada 9 juta hektare lahan sawit di Indonesia yang ternyata tidak bayar pajak. 

Data tersebut diketahui setelah Luhut ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Pengarah Satuan Tugas (Satgas) Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara. 

Satgas yang berada di bawah tanggung jawab Presiden Jokowi itu telah bekerja sejak 14 April 2023 sampai 30 September 2024. Setelah memulai tugas barunya itu, Luhut pun membeberkan sejumlah fakta, salah satunya adalah banyak kebun sawit yang tak bayar pajak.

Data 9 juta hektare lahan sawit tidak bayar pajak diketahui setelah Luhut meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit sawit di Indonesia.

Hasil audit dari BPKP itu, Luhut merinci terdapat lahan sawit di Indonesia yang mencapai 20,4 juta hektare. Dari total tersebut, sebanyak 16,8 juta hektar yang sudah tertanam sawit.

“Jadi (sawit) kita belum bayar pajak ada mungkin 9 juta hektare. Sekarang kita kejar itu. Karena semua digitalisasi sekarang,” kata Luhut, seperti dikutip dari kumparan.com, Selasa (9/5/2023).

Akan Pakai Cara Militer

Pria kelahiran Toba, 28 September 1947, tersebut akan menangani perkara pemilik lahan sawit tak mau bayar pajak dengan cara militer. Luhut bisa mengatakan hal demikian lantaran pengalamannya yang pernah jadi seorang prajurit TNI.

Menurutnya, para pemilik lahan sawit nakal itu harus dikenakan penalti. “Saya bilang ke Presiden, enggak usah dibawa ke legal, jadi gimana, penalti saja karena ini melanggar aturan. Jadi dia (perusahaan sawit) kena penalti, ditentukan KLHK berapa penaltinya,” lanjut Luhut.

Ancaman lain jika para pemilik lahan sawit tak mau bayar pajak, dengan terpaksa negara akan mengambil. Perkebunan Nusantara di bawah BUMN siap untuk menampung 9 juta hektare lahan sawit tersebut.

Luhut juga menambahkan, bahwa cara sederhana tersebut berasal dari pengalamannya sewaktu masih jadi prajurit. “Jadi di tentara itu ada azas simplicity dalam melakukan serangan. Itu saya pegang. Karena saya tentara,” kata Luhut.

Penulis: Sunardi

BAGIKAN :

ARTIKEL LAINNYA

KOMENTAR

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments